Jumat, 30 April 2010

contoh karya tulis

LEMBAR PENGESAHAN

Laporan yang berjudul “ Hasil Pengamatan Study Tour ke Bali Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Weleri Tahun 2009 “ telah disahkan dan disetujui oleh pembimbing pada :
Hari :
Tanggal :





Wali Kelas Pembimbing


Silvy Mery, S.Pd. Siti Umaroh, M.Pd.

Mengetahui
Kepala SMA N 1 Weleri

SISWANTO, S.Pd.
NIP.19651018 198803 1 005


ii
MOTTO DAN PERSEMBAHAN

MOTTO
 Sukses tidak pernah datang kepada orang
yang malas.
 Disiplin merupakan kunci sukses dari
setiap keberhasilan dan kemenangan.
 Hanya kesadaran yang bisa membuat kita
tenang.
 Kemampuan dan keinginan adalah kunci
keberhasilan.



PERSEMBAHAN
Laporan ini saya persembahkan kepada:
1. Bapak dan Ibu guru SMA N 1 Weleri.
2. Ayah dan Ibu tercinta
3. Teman – teman yang tercinta.
4. Pembaca yang budiman.








iii
KATA PENGANTAR

Puji syukur bagi Allah SWT, Tuhan semesta alam. Solawat, rahmat serta salam semoga tetap terlimpahkan kepada junjungan kita nabi Muhammad SAW serta orang - orang yang berpegang teguh pada ajarannya.
Karya tulis yang berjudul “Pengamatan Study Tour di Bali “ diajukan untuk memenuhi syarat untuk mengikuti ujian praktik bahasa Indonesia pada kelas XII.
Pada kesempatan ini saya tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada yang terhormat :
1. Bapak Siswanto, S.Pd. Selaku kepala sekolah SMA N 1 Weleri
2. Ibu Silvy Mery, S.S. selaku Wali kelas XI IPS 1
3. Bapak dan Ibu pembimbing yang memberi motivasi, arahan dan dukungan
4. Bapak dan Ibu guru SMA N 1 Weleri
5. Semua pihak yang membantu terselesainya laporan Study Tour ke Bali
Dengan demikian Penulisan Laporan ini saya selesaikan, penulis menyadari bahwa dalam penulisan ini sangat jauh dari kesempurnaan, untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran dari semua pihak guna penyempurnaan laporan ini.


Weleri, April 2009

Penulis





iv
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL………………………………………………………………… i
LEMBAR PENGESAHAN………………………………………………………….. ii
MOTTO PERSEMBAHAN…………………………………………………………. iii
KATA PENGANTAR……………………………………………………………….. iv
DAFTAR ISI…………………………………………………………………………. v
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang………………………………………………………... 1
B. Tujuan Penulisan……………………………………………………… 1
C. Pelaksanaan Kegiatan………………………………………………… 2
BAB II HASIL PENGAMATAN
A. Tanah Lot…………………………………………………………….. 3
B. Pantai Kuta………………………………………………………….... 5
C. Garuda Wisnu Kencana (GWK)……………………………………... 7
D. Tari Barong…………………………………………………………... 9
E. Kintanami, Bali Gunung dan Danau Batur…………….…………….. 12
F. Pantai Sanur………………………………………………………….. 13
G. Sangeh………………………………………………………………... 15
H. Bedugul Bali…………………………………………………………. 18
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan…………………………………………………………... 20
B. Saran…………………………………………………………………. 21


v
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Karya wisata diselenggarakan dengan alasan agar para siswa dapat mengetahui berbagai macam tempat wisata di Bali dan mengenal lebih dekat tentang wilayah Negara kesatuan republik Indonesia baik pengenalan kondisi geografis, sosial, ekonomi maupun budaya. Oleh karena itu, semua siswa kelas XI diwajibkan untuk mengikuti kegiatan study tour tersebut.
Selain itu, kegiatan study tour dimaksudkan untuk melatih siswa agar mampu membuat karya tulis dan sebagai syarat mengikuti ujian praktik Bahasa Indonesia pada kelas XII. Karya tulis berisi tentang tujuan dan manfaat karya wisata bagi para siswa.

B. Tujuan Penulisan
1. Untuk melengkapi tugas-tugas guna mengikuti Ujian Nasional dan Ujian
Sekolah.
2. Untuk mengembangkan pola pikir ilmiah secara sistematis dan analisis bagi
siswa.
3. Menambah pengetahuan dan wawasan bagi siswa baik di bidang sosial
maupun budaya masyarakat Bali.
4. Mengamati lebih dekat tentang obyek wisata di Bali.
5. Menambah pengalaman dan pembelajaran bagi penulis dalam menyusun
laporan hasil pengamatan


1
C. Pelaksanaan Kegiatan
Hari/tgl : Kamis/9 April 2009
Waktu dan tempat :
Hari/tgl Waktu Kegiatan
9 April 2009 10.00 Berangkat dari sekolahan
10 April 2009 04.00 Sampai di pelabuhan Gilimanuk (Bali)
- Sholat subuh
- ke Tanah Lot
- ke Joger
- ke Pantai Kuta
- ke GWK
19.30 - Sampai di Hotel.
11 April 2009 08.00 - ke Batik Galuh
- Nonton Tari Barong
- Pusat khas Bali
- ke Pasar Seni Sukawati
- ke Pantai Sanur
19.00 - kembali ke Hotel
12 April 2009 08.00 - ke Sangeh
- ke Bedugul
13.00 Perjalanan pulang
13 April 2009 07.00 Sampai sekolahan

2
BAB II
HASIL PENGAMATAN
A. Tanah Lot
Tanah Lot adalah sebuah objek wisata di Bali, Indonesia. Disini ada dua pura yang terletak di di atas batu besar. Satu terletak di atas bongkahan batu dan satunya terletak di atas tebing mirip dengan Pura Uluwatu. Pura Tanah Lot ini merupakan bagian dari pura Sad Kahyangan, yaitu pura-pura yang merupakan sendi-sendi pulau Bali. Pura Tanah Lot merupakan pura laut tempat pemujaan dewa-dewa penjaga laut.
Legenda
Menurut legenda, pura ini dibangun oleh seorang brahmana yang mengembara dari Jawa. Beliau adalah Danghyang Nirartha yang berhasil menguatkan kepercayaan penduduk Bali akan ajaran Hindu dan membangun Sad Kahyangan tersebut pada abad ke-16. Pada saat itu penguasa Tanah Lot, Bendesa Beraben, iri terhadap beliau karena para pengikutnya mulai meninggalkannya dan mengikuti Danghyang Nirartha. Bendesa
Beraben menyuruh Danghyang Nirartha untuk meninggalkan Tanah Lot.
Beliau menyanggupi dan sebelum meninggalkan Tanah Lot beliau dengan kekuatannya memindahkan Bongkahan Batu ke tengah pantai (bukan ke tengah laut) dan membangun
3
pura disana. Beliau juga mengubah selendangnya menjadi ular penjaga pura. Ular ini.
masih ada sampai sekarang dan secara ilmiah ular ini termasuk jenis ular laut yang mempunyai ciri-ciri berekor pipih seperti ikan, warna hitam berbelang kuning dan mempunyai racun 3 kali lebih kuat dari ular cobra. Akhir dari legenda menyebutkan bahwa Bendesa Beraben 'akhirnya' menjadi pengikut Danghyang Nirartha.
Pura Tanah Lot
Tanah Lot adalah sebuah objek wisata di Bali, Indonesia. Di sini ada dua pura yang terletak di di atas batu besar. Satu terletak di atas bongkahan batu dan satunya terletak di atas tebing mirip dengan Pura Uluwatu. Pura Tanah Lot ini merupakan bagian dari pura Sad Kahyangan, yaitu pura-pura yang merupakan sendi-sendi pulau Bali. Pura Tanah Lot merupakan pura laut tempat pemujaan dewa-dewa penjaga laut.
Lokasi
Obyek wisata tanah lot terletak di Desa Beraban Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan, sekitar 13 km barat Tabanan. Disebelah utara Pura Tanah Lot terdapat sebuah pura yang terletak di atas tebing yang menjorok ke laut. Tebing ini menghubungkan pura dengan daratan dan berbentuk seperti jembatan (melengkung). Tanah Lot terkenal sebagai tempat yang indah untuk melihat matahari terbenam (sunset), turis-turis biasanya ramai pada sore hari untuk melihat keindahan sunset di sini.
Fasilitas
Dari tempat parkir menuju ke area pura banyak dijumpai art shop dan warung makan atau sekedar kedai minuman.

4
B.Pantai Kuta
Pantai Kuta di sore hari.
Pantai Kuta adalah sebuah tempat pariwisata yang terletak di sebelah selatan Denpasar, ibu kota Bali,Indonesia. Kuta terletak di Kabupaten Badung. Daerah ini merupakan sebuah tujuan wisata turis mancanegara, dan telah menjadi objek wisata andalan Pulau Bali sejak awal 70-an. Pantai Kuta sering pula disebut sebagai pantai matahari terbenam (sunset beach) sebagai lawan dari pantai Sanur.
Di Kuta terdapat banyak pertokoan, restoran dan tempat permandian serta menjemur diri. Selain keindahan pantainya, pantai Kuta juga menawarkan berbagai macam jenis hiburan lain misalnya bar dan restoran di sepanjang pantai menuju pantai

Legian. Rosovivo, Ocean Beach Club, Kamasutra, adalah beberapa club paling ramai di sepanjang pantai Kuta.
Pantai ini juga memiliki ombak yang cukup bagus untuk olahraga selancar (surfing), terutama bagi peselancar pemula. Lapangan Udara I Gusti Ngurah Rai terletak tidak jauh dari Kuta.
5
Pantai Kuta
Kuta mulai dikenal ketika para pedagang dari Denmark membuka kantor perwakilan dagang disini. Hubungan dagang yang terjalin antara perwakilan dagang tersebut dengan penduduk pribumi asli kemudian berkembang dengan sangat pesat.
Baru mulai pada tahun 1930 sepasang suami istri asal California Amerika sangat terkesan dengan keindahan pantai Kuta yang waktu itu sama sekali belum terjamah campur tangan manusia, alias masih alami. Kuta Beach Hotel adalah hotel pertama yang berdiri di kawasan ini, namun sayang harus ditutup karena tentara Jepang menyerbu pulau Bali pada waktu itu. Pada tahun 1960 ketika banyak turis Australia yang harus singgah di Bali untuk perjalanan ke Eropa, Kuta mulai semakin dikenal kembali. Dalam perkembangannya, area Kuta semakin menarik kunjungan para wisatawan tidak hanya dari Australia, namun juga dari berbagai belahan dunia yang lain.
Dengan cepat berdirilah berbagai hotel di sepanjang kawasan pantai Kuta. Biasanya hotel-hotel dikawasan ini bertaraf internasional atau setidaknya sebuah grup hotel internasional. Berawal dari awal ujung pantai Kuta terdapat Inna Kuta B each Hotel, Hard Rock Hotel, Mercure Hotel, dll. Juga berdiri sebuah penginapan yang sangat nyaman bergaya butik resort yaitu Alam KulKul Boutique and Resort.
Waktu paling ramai di kawansan pantai Kuta adalah di sore hari atau sewaktu matahari terbenam (sunset). Semua turis apakan mancanegara ataupun lokal berkumpul menjadi satu disini. Apalagi ada momen-momen khusus di dalam negeri seperti liburan sekolah, liburan Lebaran Idul Fitri atau liburan tahun baru, bisa dipastikan keramaian itu semakin menjadi.
6
C. GWK BALI

Garuda Wisnu Kencana, atau GWK, merupakan patung Dewa Wisnu yang berdiri tegak di Bukit Ungasan Jimbaran Bali (selatan bandara). Patung yang dibuat seorang lulusan ITB bernama I Nyoman Nuarta ini akan ditata diatas patung Garuda setinggi 75 meter dengan keseluruhan tinggi patung mencapai 145 meter dan mengalahkan tinggi Liberti (yang hanya setinggi 151 kaki atau sekitar 46 meter). Letak patung yang berada dibukit kapur dengan ketinggian 300 dpl ini kemudian akan menyambut siapapun yang hendak mendarat di pulau Bali.
Sejak dibangun tahun 1997, sampai dengan saat ini kondisi patung baru selesai 15 %
yang terdiri dari patung Dewa Wisnu dan Kepala Garuda. Di areal komplek, mereka juga sudah mulai membangun exhibition center, restoran, kolam bunga teratai, diorama, Giri Kencana Villa, Bapura 1000 teater, amphiteater dan trade dan promotion center. Tempat-tempat konser dibangun ditengah-tengah tebing kapur yang tinggi-tinggi nian dan dipahat. menurut keterangan yang diperoleh di lokasi, patung yang berasal dari kuningan dan tembaga ini dibuat di bandung kemudian dikirimkan ke bali dengan kondisi terpecah-pecah dalam beberapa bagian yang siap dirangkai.

7
Garuda Wisnu Kencana, atau biasa di sebut dengan GWK merupakan patung Dewa Wisnu yang terletak di bukit Ungasan Jimbaran Bali. Patung ini di bangun sekitar tahun 1997, oleh putra bali kelulusan ITB yang bernama I Nyoman Nuarta. Kondisi patung saat ini setengah jadi 15% yang terdiri dari patung Dewa Wisnu dan Kepala Garuda.
GWK juga dijadikan figur sebagai perwujudan modern sebuah kebudayaan dan tradisi kuno. Dewa Wisnu dalam ajaran Agama Hindu merupakan simbol kekuatan utama dalam memelihara alam semesta ini, dan seekor burung garuda besar sebagai kendaraannya, yang melambangkan kebebasan sekaligus pengabdian tanpa pamrih.Jadi secara keseluruhan.GWK diharapkan menjadi simbol misi penyelamatan lingkungan dan dunia.
GWK dengan luas kawasan sekitar 10 hektar ini merangkum berbagai kegiatan seni budaya, tempat pertunjukan serta berbagai layanan tata boga. Sebagaimana istana-istana Bali pada zaman dahulu, pengunjung GWK akan menyaksikan kemegahan monumental dan kekhusukan spiritual yang mana kesemuanya disempurnakan dengan sentuhan modern dengan fasilitas dan pelayanan yang tepat guna.
Dewa Wisnu sendiri dalam keyakinan umat Hindu merupakan dewa pelindung atau pemelihara alam semesta. sedangkan Garuda, kendaraan dewa Wisnu, melambangkan kebebasan dan pengabdian. sehingga secara keseluruhan, GWK diharapkan menjadi simbol misi penyelamatan lingkungan dan dunia.





8
D. Tari Barong - Tari Bali
Tarian ini merupakan peninggalan kebudayaan Pra Hindu yang menggunakan boneka berwujud binatang berkaki empat atau manusia purba yang memiliki kekuatan magis.
Topeng Barong dibuat dari kayu yang diambil dari tempat-tempat angker seperti kuburan, oleh sebab itu Barong merupakan benda sakral yang sangat disucikan oleh masyarakat Hindu di Bali. Pertunjukan tari ini dengan atau tanpa lakon, selalu diawali dengan pertunjukan pembuka, yang diiringi dengan gamelan.
akralisasi Barong dan Rangda - Tari Bali
Tidak setiap benda berwujud seperti Barong dan Rangda dapat disebut Barong dan Rangda. Hal ini berkaitan dengan ada tidaknya proses sakralisasi melalui upacara . Apabila rangkaian ini tidak ada, dapat saja Barong dan Rangda disebut barong-barongan dan rangda-rangdaan (barong dan rangda imitasi). Proses sakralisasi ini penting karena perwujudan Barong dan Rangda akan menampakkan nilai magisnya sehingga masyarakat merasa dekat secara spiritual.

9
Walaupun topeng berserta perhiasan / asesoris sudah dipasang, tidak akan dapat memiliki daya magis sebelum mendapatkan upacara upeti (penyucian). Proses penyucian ini dilakukan dalam beberapa tingkatan yaitu:
1. Tingkatan Prayascita dan Mlaspas.
2. Tingkatan Ngatep dan Pasupati.
3. Tingkatan Masuci dan Ngerehin.
Dengan ketiga rangkaian upacara tersebut maka barong dan rangda dapat dikatakan telah suci, keramat, mengandung nilai majis yang beraspek relegius serta berhak menyandang gelar sebagai aspek kekuatan Tuhan dan menjadi objek keagamaan dalam memantapkan nilai rasa bakti umat.
Sebelum ketiga tingkatan upacara di atas dilaksanakan, terlebih dahulu dilaksanakan beberapa kegiatan yaitu :
1. Menentukan hari baik pembuatan Barong dan Rangda sehingga menjadi barang sakral sangat ditentukan oleh penentuan hari yang baik.
2. Menentukan jenis kayu yang akan digunakan untuk pembuatan topeng Barong dan Rangda. Umumnya kayu yang digunakan adalah kayu yang diyakini mempunyai kekuatan magis.
3. Pemberian warna. Pemberian warna pada sebuah topeng Barong dan Rangda merupakan suatu hal yang penting karena dengan warna yang baik serta cocok akan memberikan kesan hidup serta berwibawa serta agung.
4. Membuat kerangka Barong dan Rangda.
5. Pemasangan bulu dan asesoris lainnya.
10
E. Kintamani, Bali, Gunung dan Danau Batur

Di daerah pegunungan sekitar Kintamani, terdapat Gunung Batur dengan danau kawah yang dalam dan mata air panas yang bergolak. Udara pegunungan yang sejuk disertai pemandangan ke seluruh arah, sama indahnya dengan keberadaan beberapa candi penting, yang telah membuat Kintamani menjadi salah satu tempat yang tidak terlupakan dalam agenda wisatawan Bali.Gunung Batur sebenarnya hanya merupakan salah satu gunung berapi kecil, namun letaknya berada di tengah-tengah kawah besar berdiameter 14 Km. Selain itu, Gunung Batur bersebelahan dengan Danau Batur yang berbentuk sabit yang dikelilingi tembok tinggi pinggiran kawah. Ukuran kecuraman kawah akan membuat Anda membayangkan letusan dahsyat dari Gunung Batur yang terjadi sepuluh ribu tahun yang lalu.
Gunung ini masih aktif sampai sekarang seperti penduduk Bali yang masih mengingat letusan yang terjadi pada tahun 1917 tersebut dimana erupsi tersebut telah mengambil ribuan nyawa dan menghancurkan ratusan candi.

11
Erupsi lainnya sering terjadi setelah kejadian tersebut, sehingga memaksa masyarakat lokal untuk diungsikan, bersama dengan beberapa candi meliputi salah satu candi utama Bali, Pura Ulun Danu.Candi Pura Ulun Danu yang semula berada di dalam kawah yang besar, kemudian dipindahkan ke puncak bukit. Sekarang, Candi Pura Ulun Danu menawarkan sebuah pemandangan Gunung Batur yang menawan.
Anda dapat mencapai lokasi Gunung Batur dengan menggunakan taksi atau menyewa mobil. Anda juga dapat bergabung dengan sebuah tour untuk mengunjungi Gunung Batur dan Danau Batur. Wisatawan dapat berganti bus antara Bali Selatan dan Lovina, kemudian berhenti di Kintamani.
Yang Dapat Anda Lihat Atau Lakukan
Pura Ulun Danu Batur, letaknya dekat dengan Desa Batur. Ini adalah candi terpenting setelah Besakih yang memiliki lebih dari 90 kuil. Sangat baik dikunjungi setiap waktu sepanjang tahun, khususnya selama Festival Odalan, yang biasa terjadi pada Bulan Maret namun tergantung pada bulan purnama, dimana didedikasikan pada dewa danau kawah, yang dikatakan dapat mengontrol sistem irigasi seluruh pulau.
Desa Trunyan, tradisi kamar mayat. Mulai dari Toya Bungkah, banyak perahu akan menyeberangi danau menuju ke sebuah desa Bali Aga, yang dikenal dengan nama Trunyan. Tempat ini terkenal dengan tradisi kamar mayatnya. Berbeda dengan pengkremasian mayat yang biasa dilakukan penduduk Bali di seluruh pulau, masyarakat Trunyan meninggalkan tubuh mayat di bawah pohon Trunyan agar membusuk secara alami di sebuah kuburan khusus. Meskipun begitu, mayat-mayat ini tidak meninggalkan bau menyengat.
12
F. Pantai Sanur - Bali Obyek Wisata

Pantai sanur terletak di kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, yang jaraknya kira-kira 4 km dari pusat kota Denpasar. Pantai ini terletak di sebelah timur dan selatan desa Sanur yang merupakan tepi Samudra Indonesia, sebelah selatan pulau Bali.
Tempat ini terkenal dari sejak dahulu kala terutama ketika terjadi perang Puputan Badung pada tanggal 20 September 1906 yang mana Belanda mendaratkan tentaranya di pantai ini. Dalam sejarah Bali Kuno, pantai Sanur juga terkenal dan masih ada tugu batu bertulis yang merupakan prasasti Raja Kesari Warmadewa yang berkeraton di Singhadwala tahun 917, dimana sekarang terdapat Blanjong bagian selatan pantai Sanur. Di kalangan pariwisata, pantai Sanur pertama kali diperkenalkan oleh pelukis Belgia bernama A.J.Le Mayuer bersama istrinya Ni Polok yang menetap di Sanur sejak tahun 1937.
Wisatawan di pantai Sanur senang menikmati matahari terbit (sun rise) dan berjemur disepanjang pantai yang berpasir putih yang sangat ramai dikunjungi baik wisatawan mancanegara maupun nusantara.
13
Hari minggu maupun hari libur tempat ini menjadi pilihan penduduk kota Denpasar untuk berkreasi dan mandi di laut, main kano, mancing, volley pantai, dll.
Berbagai fasilitas pariwisata tersedia di sini berbaur dengan fasilitas untuk tempat tinggal penduduk, sehingga Sanur merupakan kawasan pariwisata terbuka berbeda dengan Nusa Dua yang merupakan kawasan tertutup. Pantai Sanur juga merupakan salah satu lokasi penyeberangan ke pulau Nusa Penida yang terletak di seberang timur pantai.
Pantai Sanur adalah sebuah tempat pelancongan pariwisata yang terkenal di pulau Bali.Tempat ini letaknya adalah persis di sebelah timur kota Bali. Sanur berada di Denpasar, ibu kota kabupaten Badung.
Sanur saat Matahari Terbit
Pantai Sanur terutama adalah lokasi untuk berselancar (surfing). Terutama ombak pantai Sanur sudah termasyhur di antara para wisatawan mancanegara. Tak jauh lepas Pantai Sanur terdapat juga lokasi wisata selam dan snorkeling. Oleh karena kondisinya yang ramah, lokasi selam ini dapat digunakan oleh para penyelam dari semua tingkatan keahlian. Pantai Sanur juga dikenal sebagai Sunrise beach (pantai matahari terbit) sebagai lawan dari Pantai Kuta.
Pantai Sanur adalah salah satu pantai yang menarik di Pulau Bali. Pantai ini memiliki panjang 3 km dengan garis pantai menghadap ke timur. Pantai Sanur terkenal dengan pantainya yang berwarna putih bersih dan lembut. Disamping itu, pantai Sanur merupakan pantai yang berbatu karang sehingga memiliki kelebihan tersendiri.

14
G. Sangeh
Status Kawasan
Status kawasan ini sebelumnya adalah Cagar Alam. Dengan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor: 87/Kpts-II/1993 tanggal 16 Pebruari 1993, status Cagar Alam dirubah menjadi Taman Wisata Alam dengan luas 13, 97 Ha.
Taman Wisata Alam Sangeh terletak di Desa Sangeh Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung. Termasuk dalam Register Tanah Kehutanan (RTK) 21, Kelompok Hutan Sangeh, yang terletak pada koordinat geografis 8°27- 8°29 LS dan 115°12- 115°13 BT, dengan jarak ± 25 km di utara Kota Denpasar.
Kelompok Hutan Sangeh hanya terdiri dari Taman Wisata Alam Sangeh, terdiri dari hutan alam seluas 13,97 Ha. Kelompok atau Kawasan Hutan ini terletak ditengah persawahan dan pemukiman.
Batas kawasan TWA. Sangeh adalah :
Di sebelah utara : Desa Sangeh,
1. Di sebelah selatan : Desa Sangeh,
2. Di sebelah timur : Desa Sangeh,
15
3. Di sebelah barat : Desa Cau Blayu, Kabupaten Tabanan.
Untuk mencapai lokasi dapat mempergunakan kendaraan umum (mini bus) dari Terminal Wangaya, Denpasar dengan jurusan Denpasar - Petang dan kemudian turun di Sangeh, dengan jarak ± 25 km dan waktu tempuh kurang lebih 30 menit perjalanan.
Obyek dan Daya Tarik Wisata Alam
Daya tarik utama yang dimiliki oleh TWA. Sangeh adalah komunitas kera abu /kera ekor panjang (Macaca fascicularis) yang cukup jinak dan nakal, dengan jumlah pupolasi ± 400 ekor yang terbagi dalam tiga kelompok. Kera-kera tersebut sering bertingkah laku yang menarik pengunjung. Selain itu terdapat pula Tegakan Pohon Pala (Dipterocarpus trinervis) alam murni, yang sangat khas dan mendominasi jenis flora didalam kawasan ini.
Di dalam kawasan ini terdapat dua Pura (tempat suci umat Hindu) penting, yaitu Pura Bukit Sari dan Pura Melanting, yang menambah daya tarik khas kawasan ini. Selain daya tarik diatas, kawasan ini dekat dengan obyek wisata lainnya di wilayah Badung Utara seperti Taman Wisata Tanah Wuk, Taman Wisata Mumbul dan Taman Ayun di Mengwi. Obyek wisata ini diperuntukkan bagi rekreasi, wisata ilmiah atau widya wisata sambil menikmati panorama alam yang khas dan udara yang sejuk. Taman Wisata Alam Sangeh, mungkin memang belum banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia, padahal Sangeh terletak di sebuah pulau terkenal di Indonesia yaitu Bali. Taman Wisata Alam Sangeh terletak di Desa Sangeh, Badung, Bali, sekitar 20km dari Denpasar.

16
Taman Wisata Alam Sangeh memiliki pesona wisata hutan yang banyak dihuni oleh ratusan kera. Kera-kera Sangeh dahulu memang dikenal sangat liar dan seringkali mengganggu para pengunjung. Kera Sangeh juga dikenal sangat jahil, karena seringkali mengambil barang-barang pengunung yang akan dikembalikan bila kera-kera tersebut diberi sepotong makanan. Namun sekarang kera Sangeh tidak lagi seliar dan sejahil dahulu, karena sekarang kera-kera tersebut telah dipelihara dengan baik.
Kera Sangeh juga memiliki beberapa kelompok yang masing-masing kelompok memiliki satu pemimpin. Namun kelompok-kelompok tersebut memilki pimpinan teringgi atau bisa dibilang raja dari seluruh raja kera yang ada di Sangeh. Pemimpin tertinggi ini berdiam ditempat yang paling luas.Ditempat raja kera ini tinggal terdapat sebuah Pura Yang sangat terkenal kesakralannya yaitu Pura Bulit Sari.
Bahkan mereka memiliki hak-hak yang lebih dibanding kera lainnya, seperti saat mengawini kera betina atau saat mendapat makanan. Biasanya raja kera akan mendapat makanan pertama sampai dia puas, sebelum memberikan jatah tersebut pada kera-kera lain. Hutan wisata ini memang banyak ditumbuhi tanaman pala (dipterocarpustrinervis). Menurut informasi hutan pala ini telah berumur ratusan tahun, bahkan diantara pohon pala tersebut ada yang telah berumur lebih dari 300 tahun.
Menurut pengelola Taman Wisata ini, Hutan Wisata Sangeng dibuat sebagai taman dari kerajaan Mengwi. Agar terlihat cantik taman ini ditanami pohon pala yang khusus didatangkan dari Gunung Agung. Sebenarnya rencana pembuatan taman ini sangat dirahasikan namun akhirnya pembuatan taman ini diketahui oleh beberapa orang,

17
H. Bedugul Bali
.Suhu udara di Bedugul jauh lebih dingin dibandingkan tempat wisata lainnya di Bali, dengan suhu kurang lebih 18°C, tentu memberikan suasana tersendiri selama liburan di Bali.
Tempat wisata Bali ini hampir sama dengan yang ditawarkan di Kintamani.Bedugul terkenal akan keindahan danau Tamblingan dan andapun bisa menikmati keindahannya dengan menyewa speedboat atau perahu untuk berkeliling danau. Objek wisata ini juga merupakan persinggahan untuk mengunjungi objek wisata lainnya seperti Tanah Lot, Sangeh, Taman Ayun dan tempat wisata lainnya.
Terhampar di ketinggian 1.250 meter di atas permukaan laut, Bedugul berhawa sejuk. Tak heran, kawasan ini sejak lama dikenal sebagai tempat peristirahatan. Pada zaman penjajahan, banyak orang Belanda yang membangun pesanggrahan di sana dengan melihat menghadap danau. Kini, masyarakat lokal juga membangun tempat-tempat peristirahatan di sana. Ada yang dipakai sendiri, ada pula yang disewakan.

18
Dibanding kawasan wisata lain di Bali, Bedugul memang beda. Hawa yang sejuk dan suasana yang tenang membuat orang nyaman tinggal di sana. Biasanya, wisatawan yang datang dan menginap di Bedugul adalah wisatawan ‘berkelas’. Mereka tinggal di sini lama untuk menikmati ketenangan.
Bedugul bukanlah kawasan wisata yang mahal. Harga makanan dan tarif penginapan relatif murah. Ingin menginap dengan tarif Rp 40.000 per malam. Tidak sulit mendapatkannya di Bedugul, yang dikenal sebagai kawasan penghasil dan pemasok sayur-sayuran untuk Denpasar. Namun, jika menginginkan penginapan yang lebih bergengsi, Anda bisa memilih sebuah vila berisi dua kamar tidur, ruang tamu, ruang keluarga, dan dapur dengan tarif Rp 300.000 per malam.



























19
BAB III
PENUTUP

Alhamdulillah pelaksanaan Study tour SMA Negeri 1 Weleri tahun 2009 telah dilaksanakan dengan baik, siswa d atang dan pulang dari Bali dalam keadaan utuh.
Dan selama study tour tidak ada masalah besar yang muncul dari pelaksanaan kegiatan tersebut. Beberapa pelanggaran kecil barang kali masih mewarnai kegiatan ini, namun dapat terselesaikan dengan baik.
A. Kesimpulan
Berdasarkan uraian di atas, maka penulis berusaha membuat kesimpulan,
meskipun masih jauh dari kesempurnaan semoga tidak mengurangi makna dan isi
karya tulis ini.

Maka dapat di simpulkan sebagai berikut:
1. Pulau Bali kaya akan seni dan budayanya
2. Masyarakat Bali masih memegang teguh adat dan kepercayaannya
3. Pulau Bali dapat dijadikan tempat belajar dan Wisata.
A. Saran
Saran yang di berikan penulis kepada pembaca antara lain sebagai berikut;
1. Hendaknya pelaksanaan study tour dilaksanakan pada liburan sekolah.
2. Hendaknya dalam pelaksanaan study tour disesuaikan dengan perencanaan
yang telah dibuat. Sehingga objek wisata yang rencananya ingin dikunjungi
dapat dicapai tanpa mengorbankan salah satu objek dan waktu.
3. Pembimbing lebih tegas dalam mengkoordinasi siswa agar terkondisikan.
20
4. Untuk kunjungan tempat wisata agar hendaknya waktun diperpanjang, agar
para peserta dapat memperoleh banyak informasi sekaligus puas menikmati
objek tersebut.

Demikian laporan ini telah selesai saya buat, saya mengharap kritik dan saran yang membangun dari pembaca. Semoga karya tulis yang sederhana ini dapat bermanfaat bagi penulus sendiri maupun pembaca yang budiman.

















21
LAPORAN


HASIL PENGAMATAN STUDY TOUR
KE BALI
KELAS XI SMA N 1 WELERI
TAHUN 2009


Diajukan Sebagai Syarat Mengikuti
Ujian Nasional dan Ujian Sekolah
Tahun Pelajaran 2009 / 2010




















Di susun oleh :

NAMA : WIWIN WINARSIH
NIS : 075472
KELAS : XI IPS 1



SEKOLAH MENENGAH ATAS
SMA NEGERI 1 WELERI
2008 / 2009

i

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar